Butterfly Wolf

Butterfly Wolf

 

Kim Jongin | Jongin | Kai (EXO/EXO-K), Xi Luhan | Luhan (Actor/Soloist), A Girl | OC | You

 

Ficlet – 611 words || Brothership, Fantasy, Friendship, Little Romance || G – T

 

Story by @kyo_chan0629

 

 

Disclaimer

Para artis milik Tuhan, keluarganya, diri mereka sendiri dan agensi. OC miik saya pribadi. Cerita murni hasil imaginasi –liar- otak saya. Mohon maaf bila ada kesamaan nama tokoh oc, alur, latar belakang, maupun cerita secara keseluruhan.

Saya tidak mengambil keuntungan komersil apapun dari cerita ini. Semua cerita hanya untuk kesenangan semata. Hak cipta dari cerita ini milik saya pribadi.

 

Mohon maaf untuk segala bentuk kesalahan penulisan (typo), baik dalam segi pemilihan kata, ejaan, maupun tanda baca.

Butuh banyak masukan.

Semoga hasil tulisan-tulisan berikutnya bisa lebih baik. Semoga ada yang tetep suka sama hasil tulisan saya.

 

Happy reading my beloved readers ^_^

 

DON’T BE PLAGIARISM!!!

https://thehouseoffiction.wordpress.com/

 

LIKE THE CAST? LIKE THE STORY?

JUST STAY ON THIS PAGE!

IF NOT, JUST LEAVE THIS PAGE!!!

 

NO BASH!!! NO FAN WAR!!!

 

PLEASE LEAVE SOME COMMENT

DON’T BE SILENT READERS!!!

 

DON’T BE PLAGIARISM!!!

https://thehouseoffiction.wordpress.com/

 

Kai menghampiri Luhan yang sedang asik mengutak-ngatik ponselnya. Luhan yang menyadari ada seseorang yang berdiri disampingnya langsung mengangkat kepalanya.

“Ada apa?” Tanya Luhan polos.

Tanpa disangka-sangka Kai mencengkram erat kerah baju Luhan, matanya berkilat-kilat, menandakan sekali emosinya yang memuncak.

“Ka… Kau… Kenapa?” Luhan terbata, terkejut akan kelakuan sahabatnya itu.

Kai masih terdiam dengan kedua tangan yang masih mencengkram erat kerah baju Luhan, matanya terus berkilat-kilat. Sedetik kemudian Kai melepaskan cengkramannya pada kerah baju Luhan.

Iris mata Luhan yang baru saja berubah merah kembali kewarna aslinya, hazel, ketika Kai melepaskan cengkraman eratnya pada kerah bajunya. Alisnya bertautan, menadakan ia sedang berpikir keras. Mencoba mencari jawaban dari pertanyaan-pertanyaan yang bergema diotaknya, pertanyaan tentang perubahan Kai.

Kai pergi begitu saja tanpa berusaha menjelaskan apapun atas hal yang baru saja dilakukannya pada Luhan. Pikirannya kalut. Ingin rasanya menghabisi lelaki berkulit seputih susu itu, tapi hatinya berkata sebaliknya.

 

*Butterfly Wolf*

 

Luhan menatap langit yang mulai gelap tanpa minat. Otaknya masih berkutat pada kejadian sore tadi. Kejadian dimana Kai -yang notabene sahabat dekatnya- berubah drastis. Matanya penuh emosi, tersalur pada cengkramannya yang begitu erat. Hal yang biasa dilihat Luhan ketika lelaki itu sedang berkelahi dengan mereka yang membuat masalah dengannya. Satu hal baru yang disadarinya, dirinya telah membuat masalah dengan lelaki itu, tapi ia masih belum menemukan masalah apa itu.

 

*Butterfly Wolf*

 

Luhan menatap Kai yang duduk dibangku paling belakang saat dirinya baru saja menyelesaikan soal dipapan tulis. Kai memalingkan wajahnya, Luhan sedikit terhenyak.

Setelah Luhan duduk dibangkunya, tepat didepan Kai, Kai menatapnya bersalah. Akal sehat dan batinnya masih bertarung, antara menghabisi lelaki itu atau membiarkannya begitu saja dan bertingkah seolah-olah tidak ada yang terjadi.

 

*Butterfly Wolf*

 

Mata Luhan membulat ketika melihat gadis dihadapannya. Mata gadis itu berkaca-kaca, mulutnya menganga, tak percaya dengan apa yang baru saja dilihatnya. Sedangkan disebrang sana Kai menatap mereka kosong, hatinya sakit. Kai tahu betul, cepat atau lambat gadis itu akan tahu kebenaran tentang Luhan.

Dengan sekali sentakkan Kai berhasil menahan gadis itu untuk tetap tinggal disana. Luhan yang terduduk dengan wajah lebam mencoba berdiri, perutnya seperti diremas ketika ia mencoba untuk berdiri.

“Kau harus tahu, kau harus sadar. Lelaki yang kini kau cintai bukanlah manusia biasa. Dia tidak sama seperti kita.” Jelas Kai datar.

Lagi-lagi Luhan terkejut, ia menatap Kai tak percaya. Bagaimana bisa identitasnya diketahui, identitas yang selama ini mati-matian disembunyikannya. Ditambah lagi, gadis itu, yang diketahuinya sebagai kekasih Kai, mencintainya?

Gadis itu langsung pergi begitu saja saat ia berhasil melepaskan lengannya dari genggaman Kai. Sedangkan Kai hanya melirik gadisnya, dihadapannya Luhan masih menatapnya bingung sekaligus tak percaya.

 

*Butterfly Wolf*

 

Kedua kalinya hari ini Luhan dikejar-kejar segerombolan orang, yang tentu saja menginginkan kematiannya. Karena kehadirannya dianggap sangat mengancam kehidupan manusia lainnya.

Sial, dirinya terpojok, mau tak mau ia ‘melayani’ keinginan segerombolan orang dihadapannya. Tanpa disadarinya gadis itu sedang mengamatinya dari jauh.

 

*Butterfly Wolf*

 

Kai berhasil datang tepat waktu, sesaat sebelum dua orang ber-scraft hitam itu memukul jatuh Luhan. Luhan menatap kedatangan Kai sekilas, matanya mengatakan terima kasih pada lelaki jangkung itu. Mereka berdua langsung asik berkutat dalam ‘pertempuran’ yang tak seimbang itu.

 

*Butterfly Wolf*

 

Gerombolan orang itu pergi tertatih-tatih saat boss mereka dibuat pingsan oleh Kai. Aura dingin masih menyelimuti Kai dan Luhan hingga tiba-tiba seorang gadis muncul dihadapan mereka.

“Aku minta penjelasan atas perkataanmu waktu itu.” Tuntut gadis itu, lebih kepada Kai.

“Kalau kau mencintainya pergilah dengannya. Satu hal yang perlu kau tahu, dia setengah serigala. Kau harus bersiap untuk segala kemungkinannya jika kau ingin bersamanya.” Kata Kai enteng.

Gadis itu hanya membulatkan matanya tak percaya dengan apa yang baru saja didengarnya. Luhan pun sama tak percayanya dengan perkataan Kai. Sedangkan Kai langsung pergi begitu saja tanpa memberikan penjelasan lebih untuk menetralkan kebingungan dua orang yang begitu disayanginya.

 

End~

 

DON’T BE PLAGIARISM!!!

https://thehouseoffiction.wordpress.com/

 

Note’s: Masih dari sekumpulan ff bangke

Disini masih syndrome-syndrome nya sama Wolf drama ver hehehe

 

R&R please ;;)

 

Advertisements

2 thoughts on “Butterfly Wolf

  1. halo kyo ^^ sebelumnya makasih sdh mampir ke tempatku kemarin dan menjelajah sangat banyak ficku ^^
    nah jadi sebenernya aku udah baca fic mu yg between angel and demon tapi krn terlalu bingung nggak aku komen maaf ya.
    utk fic ini sendiri hem…. krn ini merupakan smcm remake drama ver ya jadi aku gak menemukan sesuatu yg baru. feelnya pun kurang muncul dan peralihan eventnya terlalu cepat. dan hubungan si cewek juga gantung, gimana dia akhirnya dgn kai dan luhan?
    coba eksperimen lagi dgn ide kamu ya dan keep writing! XD

    Like

    • Huwwaaaa di kunjungi ka Li seneng deh 😀
      Makasih udah nyempetin baca dan comment. Maaf juga nih aku suka nyampah d comment wp kaka hihihi
      Iya itu sempet writer block di tengah jalan & berhubung ada yg maksa” nyuruh nyelesein cepet” jadi begitu deh. Aku sendiri ga tau harus bikin end si cewe dan duo cowo visual itu begimana huhuhu
      Makasih buat sarannya 😀

      Like

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s