Broken

Broken

 

Drabble – 360 words || Firendship, Hurt, Little Romance, Sad || G – T

 

Story by @kyo_chan0629

 

Aku hanya ingin menghapus air matamu itu…

Aku hanya ingin menjadi benteng dari segala rasa sakitmu itu…

    

 

DON’T BE PLAGIARISM!!!

https://thehouseoffiction.wordpress.com/

 

Entah untuk yang keberapa kalinya aku mendapati pandanganmu sedang menerawang jauh. Entah apa yang kau pikirkan.

“Hei.” Sapaku lembut. Bahkan aku terlalu takut kalau-kalau suaraku menyakitimu.

Kau sedikit berjengit. Membenarkan dugaanku bahwa kau sedang melamun.

“Sedang apa?” Lanjutku saat manik mata hazel milikmu itu menatapku.

“Tidak ada. Hanya sedang menikmati pemandangan. Bukankah langit cerah hari ini?” Kau seolah berkata untuk dirimu sendiri.

Aku mengangguk, “Ya, sangat cerah.” Tapi mengapa kau menatap langit yang begitu cerah dengan tatapan sendu?

Entah sadar atau tidak, aku terus memandangimu yang menatap sendu langit. Menyimpannya sebagai… entahlah, sebuah kenangan mungkin?

“Ayo cari ice cream!” Ajakku dengan semangat, memecah keheningan yang sempat menggantung beberapa saat.

Tidak hanya dengan ice cream, aku mencoba memperbaiki mood-mu –yang entah kenapa- dengan mengajakmu menuju game center dan tempat makan pinggir jalan favorit-mu.

Karena aku takut kau menangis. Bahkan aku takut kalau kesedihanmu saat memandang langit itu terus berlanjut.

 

*Broken*

 

Karena aku merasa hancur ketika aku sendiri…

Karena aku merasa hancur ketika aku mencoba untuk membuka diri…

 

*Broken*

 

Sejak hari terakhir itu, hari dimana kita menghabiskan sore bersama. Dari aku yang menemukanmu menatap langit dengan sendu, mengajakmu menikmati se-cup ice cream, bermain di game center, hingga makan di tempat makan pinggir jalan favoritmu… Kau tak pernah lagi terlihat. Kau tiba-tiba menghilang tanpa jejak. Aku tak tahu kenapa, apa alasanmu. Tapi, entah mengapa, hatiku mulai hancur saat menyadari tak ada lagi dirimu didekatku.

Tak tahu kah kau? Aku sudah bisa membuka diriku, sesuai harapanmu dulu. Aku bukan lagi gadis pendiam yang acuh dengan sekitarku, bukan lagi si gadis es batu. Tapi, ketika kau menghilang… Kau sudah menghancurkanku perlahan. Meluruhkan segala perubahan sikapku selama ini.

 

*Broken*

 

Segalanya telah berakhir sekarang…

Seharusnya kita dapat bernafas lagi…

 

*Broken*

 

Entah sudah berapa lama semenjak terakhir aku bertemu denganmu. Seharusnya aku bahagia karena tak lagi bertemu denganmu, mengingat disetiap kehadiranmu kau selalu mengusik ketenanganku. Tapi –lagi-lagi- entah mengapa aku justru merasa tak nyaman begini. Aku… membutuhkanmu, merindukanmu.

Ketika aku berpikir aku dapat bernapas dengan bebas, aku justru tak bisa lagi. Tidak kah kau merasakan apa yang aku rasakan?

 

End~

 

DON’T BE PLAGIARISM!!!

https://thehouseoffiction.wordpress.com/

 

Note’s: Ga sengaja bikin cerita abstrak macam begini pas dengerin lagunya Amy Lee ft Seether – Broken

Cast nya boleh anggap diri kalian sendiri sama bias atau anggap ini cerita fiksi (meski bukan ff) juga boleh 🙂

 

R&R please ;;)

 

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s