A Silence, Like Between Heaven and Hell

A Silence, Like Between Heaven and Hell

 

Kim Minseok | Minseok | Xiumin (EXO/EXO-M)

 

Drabble – 353 words || Angst, Brothership, Frindeship, Hurt, Sad || G – T

 

Story by @kyo_chan0629

 

 

Disclaimer

Para artis milik Tuhan, keluarganya, diri mereka sendiri dan agensi. OC miik saya pribadi. Cerita murni hasil imaginasi –liar- otak saya. Mohon maaf bila ada kesamaan nama tokoh oc, alur, latar belakang, maupun cerita secara keseluruhan.

Saya tidak mengambil keuntungan komersil apapun dari cerita ini. Semua cerita hanya untuk kesenangan semata. Hak cipta dari cerita ini milik saya pribadi.

 

Mohon maaf untuk segala bentuk kesalahan penulisan (typo), baik dalam segi pemilihan kata, ejaan, maupun tanda baca.

Butuh banyak masukan.

Semoga hasil tulisan-tulisan berikutnya bisa lebih baik. Semoga ada yang tetep suka sama hasil tulisan saya.

 

Happy reading my beloved readers ^_^

 

DON’T BE PLAGIARISM!!!

https://thehouseoffiction.wordpress.com/

 

LIKE THE CAST? LIKE THE STORY?

JUST STAY ON THIS PAGE!

IF NOT, JUST LEAVE THIS PAGE!!!

 

NO BASH!!! NO FAN WAR!!!

 

PLEASE LEAVE SOME COMMENT

DON’T BE SILENT READERS!!!

 

DON’T BE PLAGIARISM!!!

https://thehouseoffiction.wordpress.com/

 

Tidak hanya dua tahun ini aku bersamamu, aku tahu betul segala hal tentang dirimu, termasuk kebohongan yang selama ini kau buat. Walaupun yang lain dapat dengan mudah kau kelabui, jangan sama ratakan diriku!

Salahkah amarahku kala itu, ketika kau bersikukuh bahwa kau baik-baik saja sedangkan tubuhmu begitu menyiratkan sakitmu?!

 

Aku benar-benar tak tahu harus bersikap seperti apa atas apa yang –sedang- terjadi padamu. Ketika kau tersenyum, bahkan tertawa lepas, ingin rasanya aku berteriak BOHONG dan memberi tahu mereka semua mengenai keadaanmu yang sebenarnya. Namun aku hanya mampu menjadi diriku, si pendiam.

 

Tangismu kala itu, aku paham betul makna sesungguhnya. Meskipun seluruh pasang mata yang melihatnya begitu tersentuh karena mereka mengartikannya lain. Kau terharu, begitu kata mereka. Dan aku hanya mampu menjadi diriku, si pendiam.

 

Ketika pekatnya malam menyambut, binar matamu meredup. Ini aneh, tak biasanya. Tapi aku tahu, begitu banyak hal yang tersirat disana, dan sialnya tak ada satupun yang aku pahami. Dan lagi-lagi aku hanya mampu menjadi diriku, si pendiam.

 

* A Silence, Like Between Heaven and Hell*

 

Waktu terus berlalu, dengan segala kebohongan yang terus kau ciptakan. Hingga pada akhirnya kebohongan itu terbongkar. Bukan oleh yang lain, tetapi oleh dirimu sendiri. Mereka menangis, meneriakimu, dan memakimu. Aku kembali hanya mampu menjadi diriku, si pendiam.

 

Ingin rasanya aku turut berteriak memakimu ketika kau memohon dengan sunggu-sungguh, hingga akhirnya kau benar-benar pergi tanpa pernah menoleh lagi. Lagi, lagi, dan lagi aku hanya mampu menjadi diriku, si pendiam.

 

Gilaku mengharapkan apa yang telah terjadi hanyalah sandiwara yang kau buat sebagai sebuah kejutan bagi satu diantara kami. Obsesi besarmu untuk menjadi seorang aktor yang baik, hingga dengan teganya berakting didalam realitas. Ya, aku gila dalam diamku.

Ketika adik se-kebangsaanmu dengan lugasnya mengatakan kalau ia selalu mendukung dan mendoakanmu, melepasmu dengan begitu ikhlasnya, inginku berteriak keras sembari menarikmu paksa untuk kembali. Namun aku tak sanggup. Karena aku hanya mampu menjadi diriku, si pendiam.

 

* A Silence, Like Between Heaven and Hell*

 

Disaat begitu banyak yang menyuarakan dukungannya terhadapmu, tidak seperti pendahulumu. Aku justru begitu benci, rasa yang tak pernah terbersit sekalipun dalam pikiranku, kini tumbuh begitu liarnya. Namun aku hanya mampu menjadi diriku, si pendiam.

 

End~

 

DON’T BE PLAGIARISM!!!

https://thehouseoffiction.wordpress.com/

 

Note’s: Ini ff bangke hasil waktu dibikin patah hati sama….. *dirajam*

Disini lagi kerasa-kerasanya sakit hati saat tak lagi dapat menemui …-… moment. T_T

Miss u so :*

(tebak aja siapa deh si titik-titik itu)

 

R&R please ;;)

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s