WOLF (Who Really You Are?)

WOLF (Who Really You Are?)

(Sequel of WOLF (First Story))

 

Cho Seungrin | Seungrin (OC), Cho Jinho | Jino (S.M. The Ballad/Rookies)

 

Series/Drabble – 567 words || Action, Sad, Little Romance || PG-17 – T

 

Story by @kyo_chan0629

 

 

Disclaimer

Para artis milik Tuhan, keluarganya, diri mereka sendiri dan agensi. OC miik saya pribadi. Cerita murni hasil imaginasi –liar- otak saya. Mohon maaf bila ada kesamaan nama tokoh oc, alur, latar belakang, maupun cerita secara keseluruhan.

Saya tidak mengambil keuntungan komersil apapun dari cerita ini. Semua cerita hanya untuk kesenangan semata. Hak cipta dari cerita ini milik saya pribadi.

 

Mohon maaf untuk segala bentuk kesalahan penulisan (typo), baik dalam segi pemilihan kata, ejaan, maupun tanda baca.

Butuh banyak masukan.

Semoga hasil tulisan-tulisan berikutnya bisa lebih baik. Semoga ada yang tetep suka sama hasil tulisan saya.

 

Happy reading my beloved readers ^_^

 

DON’T BE PLAGIARISM!!!

https://thehouseoffiction.wordpress.com/

 

LIKE THE CAST? LIKE THE STORY?

JUST STAY ON THIS PAGE!

IF NOT, JUST LEAVE THIS PAGE!!!

 

NO BASH!!! NO FAN WAR!!!

 

PLEASE LEAVE SOME COMMENT

DON’T BE SILENT READERS!!!

 

DON’T BE PLAGIARISM!!!

https://thehouseoffiction.wordpress.com/

 

“Kita bergerak sekarang!” Perintahku pada seluruh anak buahku. Inilah aku sesungguhnya, wolf hunter. Memburu dan memusnahkan mereka, para serigala yang menjelma menjadi manusia. Kehadiran mereka sangat mengancam kehidupan manusia nantinya, itulah alasan mengapa mereka harus dimusnahkan, dan itupula lah alasan mengapa kami ada.

 

*Wolf*

 

Akhirnya aku mendapatkan lagi misi ‘perburuan’ setelah sekian lama. Kali ini incaran kami adalah sebuah bangunan yang sudah lama tak terpakai. Tim lain yang telah lama mengintai bangunan ini memastikan adanya para serigala disana, dan kini giliran timku yang bertugas. Memusnahkan mereka dengan rapih, bersih, tanpa jejak.

 

Aku menyuruh anak buahku untuk bergerak masuk kesana, sedangkan aku masih mengamati mereka dari tempat yang cukup tersembunyi.

“Kali ini jadi pelajar huh?” Kataku pada diri sendiri saat melihat segerombolan pelajar disana. Aku tak dapat memastikan dari sekolah mana mereka berasal, Karena penerangan gedung yang minim, membuatku tak cukup leluasa mengamati.

 

Dengan penyamaran lengkap –pakaian panjang serba hitam, sarung tangan dan masker- anak buahku mulai menyerang, perlahan tapi pasti. Dari kejauhan nampak seperti perkelahian antar pelajar pada umumnya. Lama kelamaan sebagian besar dari pelajar itu mulai kewalahan melawan anak buahku. Tapi satu yang membuatku mengunci tatapanku padanya. Dia, salah satu dari pelajar itu sangat kuyakin adalah serigala.

Gotcha!” Lalu aku mulai merangsek masuk ketengah pertempuran antara anakbuahku dan para pelajar itu.

 

Aku menyerang lelaki yang sangat kuyakini sebagai serigala yang menjelma itu. Aku memukul keras punggungnya, dan ia pun berbalik. Saat itu pula aku langsung membantingnya ke lantai yang usang ini dan mengunci tubuhnya. Pisau silver andalanku pun kuarahkan tepat di nadi lehernya.

 

Ketika aku menyadari siapa lelaki yang sedaritadi menjadi targetku dan timku ini, untuk pertamakalinya, tubuhku bergetar hebat. Sorot matanya yang takut sekaligus terkejut menembus iris mataku, membuat tubuhku membeku. Ia nampaknya tak menyadari siapa penyerangnya ini karena wajahku yang tertutup masker, dan poni menutupi sebagian wajahku. Beberapa kali aku mengerjap, memastikan siapa yang sebenarnya ada dihadapanku. Semakin banyak aku mengerjap semakin jelas pula siapa pria dihadapanku ini.

 

“Kau!” Suara seorang gadis dibelakangku menyadarkanku, suara yang sangat kukenal, suaranya bergetar menahan tangis. Dalam sekejap aku langsung melesat pergi dari tempat itu, bersama timku.

 

*Wolf*

 

“Apa yang kaulakukan?!” Kata Jino, tangan kananku, dapat kurasakan amarahnya karena kelakuan bodohku tadi.

“Maaf.” Kataku singkat. Tubuhku benar-benar lemas menyadari apa yang baru saja terjadi. Hanya itulah kata-kata yang sanggup ku keluarkan.

“Tapi kenapa?! Ini pertama kalinya kami melihatmu seperti ini!” Jino masih penasaran. Aku hanya menggeleng dan mempercepat langkah menjauhi gedung itu.

 

*Wolf*

 

Pertama kalinya misi yang kujalankan bersama timku gagal. Pertama kalinya pula aku merasakan ketakutan untuk membunuh, perasaan takut yang sama ketika aku melihat kedua orang tua ku tewas secara mengenaskan ditangan para serigala itu. Pertama kalinya, di malam itu, aku memperlihatkan ketakutanku. Tak hanya pada anak buahku, tapi juga pada musuhku sendiri.

 

Pikiranku sungguh kacau. Benarkah ini? Tapi kenapa? Kenapa harus dia?! Rutukku dalam hati. Sungguh tak pernah aku merasakan hal seperti ini sebelumnya. Bukan merasa takut akan hukuman berat yang menantiku karena misi yang kujalankan gagal. Tapi… rasa takut akan kenyataan yang cepat atau lambat harus kuhadapi. Membunuhnya atau melihatnya terbunuh di depan mataku. Pria cantik berambut blonde, yang entah sejak kapan telah mencuri banyak perhatianku, dan entah sejak kapan dirinya berhasil memasuki duniaku. Memberiku sedikit cahaya, yang tak pernah kudapatkan setelah kematian orang tuaku dua belas tahun lalu.

 

*Wolf*

 

Tiba-tiba saja terngiang perkataan ketua kelompok kami. “Kalian tidak boleh memiliki hubungan khusus apalagi berpacaran, dengan siapapun!” Sungguh membuat emosiku semakin tak terkontrol.

 

End~

 

DON’T BE PLAGIARISM!!!

https://thehouseoffiction.wordpress.com/

 

 Glosarium

Wolf Hunter: Pemburu serigala. Hanya istilah dalam FF ini.

 

Note’s: Masih dari kumpulan FF bangke

 

R&R please ;;)

 

Advertisements

2 thoughts on “WOLF (Who Really You Are?)

  1. Pingback: WOLF (Start Here!) | Fiction House

  2. Pingback: WOLF (Gotcha!) | Fiction House

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s