WOLF (First Story)

WOLF (First Story)

 

Cho Seungrin | Seungrin (OC), Xi luhan | Luhan (Actor/Soloist), Park Chanyeol | Chanyeol (EXO/EXO-K), Kim Joonmyeon | Joonmyeon | Suho (EXO/EXO-K), Cho Sohee | Sohee (OC)

 

Series/Ficlet – 841 words || Friendship, Sad, Deathfict || G – T

 

Story by @kyo_chan0629

 

“Akan kubalaskan kematianmu Hee-ya” Janjiku didepan batu nisan yang terukir indah nama adik kembarku tercinta, Cho Sohee.

 

 

Disclaimer

Para artis milik Tuhan, keluarganya, diri mereka sendiri dan agensi. OC miik saya pribadi. Cerita murni hasil imaginasi –liar- otak saya. Mohon maaf bila ada kesamaan nama tokoh oc, alur, latar belakang, maupun cerita secara keseluruhan.

Saya tidak mengambil keuntungan komersil apapun dari cerita ini. Semua cerita hanya untuk kesenangan semata. Hak cipta dari cerita ini milik saya pribadi.

 

Mohon maaf untuk segala bentuk kesalahan penulisan (typo), baik dalam segi pemilihan kata, ejaan, maupun tanda baca.

Butuh banyak masukan.

Semoga hasil tulisan-tulisan berikutnya bisa lebih baik. Semoga ada yang tetep suka sama hasil tulisan saya.

 

Happy reading my beloved readers ^_^

 

DON’T BE PLAGIARISM!!!

https://thehouseoffiction.wordpress.com/

 

LIKE THE CAST? LIKE THE STORY?

JUST STAY ON THIS PAGE!

IF NOT, JUST LEAVE THIS PAGE!!!

 

NO BASH!!! NO FAN WAR!!!

 

PLEASE LEAVE SOME COMMENT

DON’T BE SILENT READERS!!!

 

DON’T BE PLAGIARISM!!!

https://thehouseoffiction.wordpress.com/

 

Tiga bulan setelah kepergian Sohee akhirnya aku menemukan titik terang dimana aku harus mencari pembunuh Sohee-ku yang malang. Setelah mempertimbangkan berbagai hal akhirnya aku memutuskan untuk masuk kedalam lingkaran kehidupan adik kembarku sebelum dia pergi.

 

*Wolf*

 

Ini kali pertamanya aku menginjakan kaki disekolah dimana seluruh cerita yang berakhir tragis ini berawal. Tahun pertama ditingkat kedua, disinilah aku berada sekarang. Mencoba membiasakan diri dengan pandangan mengusik dari setiap mata yang mencoba mencari tahu siapa diriku. Mencoba membiasakan diri dengan keramaian yang begitu mengusik.

Seorang pria jangkung dengan badan tegap persis seorang militer berjalan tepat di depanku, membimbing kuhingga sampai di sebuah ruangan dimana aku akan menghabiskan sebagian waktuku disana, sama seperti Sohee dulu.

“Selamat siang. Aku akan memperkenalkan murid baru disini. Dia pindahan dari Paris, tapi jangan khawatir mengenai bahasa dia asli orang Korea jadi bahasa Korea-nya sangat fasih.” Katanya sesaat setelah seluruh murid member salam padanya.

Ia mengisyaratkan padaku untuk maju selangkah kedepan dan memperkenlkan diri pada seluruh murid di ruangan itu yang berpakaian sama sepertiku.

Annyeonghasseyeo. Seungrin, Cho Seungrin imnida. Bangapseumnida. Kamsha hamnida.” Kataku singkat.

Setelah itu pria jangkung tadi yang adalah wali kelas menyuruhku duduk di samping lelaki –yang menurutku cantik- berambut blonde. Terdengar suara bisik-bisik dari –mungkin- seluruh kelas ketika aku mulai menghampiri tempat duduk ku, beberapa dari mereka ada yang memandangku penasaran dan ada pula yang memandangku tak suka. Kini aku berdiri tepat di samping lelaki berambut blonde itu, ia langsung menundukan kepalanya –tanda hormat-dan tersenyum. Aku pun membalasnya dengan menundukan kepala.

 

*Wolf*

 

Tidak buruk untuk hari pertama. Batinku.

“Hai, Seungrin?” Kata lelaki berambut blonde -yang adalah teman sebangku ku- ragu-ragu.

“Ya?” Balasku.

“Ah… Annyeonghasseyeo. Luhan, Xi Luhan imnida.” Katanya masih dengan senyum manisnya.

“Dia murid pertukaran pelajar dari China.” Kata seorang lelaki jangkung dengan suara bassnya. “Aku Park Chanyeol” Sambungnya lagi.

“Ah. Bangapseumnida.” Jawabku singkat.

“Kau tidak ke kantin?” Tanya Luhan mengingat ini sudah waktunya istirahat.

“Aku membawa bekal, dan aku ingin mencari tempat yang sepi disini. Kalau ada.” Kata ku to the point.

“Ah… Kau bisa ke atap gedung ini kalau kau mau. Jarang yang datang kesana, suasananya pun nyaman, aku yakin kau akan menyukainya.” Sahut lelaki dengan senyum lembutnya, Kim Suho.

“Baiklah. Terimakasih.” Aku pun langsung melesat ke atap gedung sekolah ini, setelah Chanyeol memberitahu ku kemana arahnya.

 

“Memang nyaman sekali.” Kataku pada diriku sendiri begitu sampai di atap gedung sekolah ini.

 

*Wolf*

 

Waktu sudah menunjukkan pukul 15.00 dan bel tanda pulang pun berbunyi. Lorong-lorong yang tadinya sunyi senyap kini berubah riuh ketika seluruh murid dari kelas satu sampai kelas tiga berhamburan keluar. Aku pun bergegas untuk pulang, tak sanggup berlama-lama di tempat yang begitu mengingatkan ku akan Sohee.

 

*Wolf*

 

Hari ini seperti biasa aku menghabiskan waktu istirahat ku seorang diri di atap gedung sekolah. Matahari Nampak tertutupi awan, dan udaranya begitu sejuk seperti biasa. Musik mengalun dari mp3 player yang selalu kubawa kemanapun aku pergi. Tiba-tiba sebuah cengkraman lembut di bahu mengejutkanku.

“Hai.” Lelaki cantik berambut blonde itu menyapaku dengan senyum manisnya, seperti biasa.

Aku hanya menjawabnya dengan tatapan bertanya.

“Boleh aku disini?” Tanyanya dengan senyum lebar.

“Terserah saja.” Jawabku singkat, kulihat Luhan yang tersenyum semakin lebar.

Kami hanya terdiam, sibuk menikmati cuaca yang begitu nyaman. Kulihat dari ekormataku Luhan yang takhenti-hentinya tersenyum. Wajahnya seperti seorang anak kecil yang begitu senang karena mendapatkan mainan yang ia inginkan.

“Kau senang disini?” Kata Luhan memecah keheningan.

“Hmmh.”

“Bagus.” Katanya sambil menghadapku, kali ini ia memamerkan deretan giginya yang rapih.

Aku tak mengerti apa maksudnya. ““Bagus.”” begitu katanya. Apanya yang bagus? Tak ingin pusing memikirkan perkataan lelaki yang sedang tersenyum bahagia di samping ku, aku pun menyibukkan diri dengan memilih beberapa lagu untuk kuputar sambil menunggu habisnya waktu istirahat.

 

*Wolf*

 

Semakin lama aku mulai semakin dekat dengan teman-teman sekelasku. Dimulai dari Luhan, lelaki China yang selalu tersenyum manis –yang membuat seluruh murid perempuan di sekolah ini berteriak histeris karenanya, tidak termasuk aku tentunya. Lalu Chanyeol, pemilik gigi putih nan rapih yang juga selalu tersenyum tak peduli sikap seperti apapun yang aku tunjukkan. Kai, yang pada awalnya aku kira orang Jepang karena namanya ini adalah lelaki jangkung sama seperti Chanyeol yang senang sekali bermain game console portable. Sehun dan Baekhyun yang selalu jahil, tapi mereka begitu baik pada murid-murid perempuan, sungguh aku tak mengerti. Ada juga Suho dengan senyum lembutnya, Chen dengan high note voice-nya, D.O yang ternyata jago beladiri, Tao yang sangat menyukai wushu, Xiumin yang lucu, Lay yang pandai bermain berbagai macam alat musik, dan Sulli gadis polos yang sifatnya, err, mirip Sohee-ku. Semua lelaki itu menyukai sepak bola, aku dan Sulli selalu dipaksa menonton pertandingan mereka hamper setiap pulang sekolah yang membuat kami sering sekali pulang terlambat.

 

*Wolf*

 

Lima bulan sudah aku menjalani kehidupan seperti Sohee dulu, selama itu pula aku tidak pernah menemukan tanda-tanda kehadiran lelaki jangkung dengan wajah blasterannya. Lelaki itu, lelaki yang dengan sadisnya telah merenggut kehidupan Sohee-ku.

Bantu aku Sohee-ya, bantu aku menemukannya. Dengan begitu dendamku terbalaskan, dan kau akan lebih tenang disana kan?! Batinku setiap kali aku menemukan jalan buntu.

 

End~

 

DON’T BE PLAGIARISM!!!

https://thehouseoffiction.wordpress.com/

 

Glosarium

-ya: Digunakan pada akhiran nama untuk huruf vokal, biasa digunakan pada seseorang yang sudah dekat sekali. (Korea)

Annyeonghasseyeo: Sapaan / Hallo. (Korea)

…imnida: Perkenalkan, nama saya… (Korea)

Bangapseumnida: Salam kenal. (Korea)

Kamsha hamnida: Terima kasih. (Korea)

 

Note’s: Ff ini lahir dari kekesalan akan Wolf Drama ver yang saat itu berakhir -to be continue- -_-

Cerita lama banget ini

 

R&R please ;;)

 

Advertisements

3 thoughts on “WOLF (First Story)

  1. Pingback: WOLF (Start Here!) | Fiction House

  2. Pingback: WOLF (Gotcha!) | Fiction House

  3. Pingback: WOLF (Who Really You Are?) | Fiction House

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s