Zhuan Dong

Zhuan Dong

 

Xi Luhan | Luhan (Actor/Soloist) , A Girl | OC | You,, Zhang Yixing | Yixing | Lay (EXO/EXO-M), Kim Minseok | Minseok | Xiumin (EXO/EXO-M)

 

Drabble – 497 words || Romance, Little Sweet || G – K+

 

Story by @kyo_chan0629

 

 

Disclaimer

Para artis milik Tuhan, keluarganya, diri mereka sendiri dan agensi. OC miik saya pribadi. Cerita murni hasil imaginasi –liar- otak saya. Mohon maaf bila ada kesamaan nama tokoh oc, alur, latar belakang, maupun cerita secara keseluruhan.

Saya tidak mengambil keuntungan komersil apapun dari cerita ini. Semua cerita hanya untuk kesenangan semata. Hak cipta dari cerita ini milik saya pribadi.

 

Mohon maaf untuk segala bentuk kesalahan penulisan (typo), baik dalam segi pemilihan kata, ejaan, maupun tanda baca.

Butuh banyak masukan.

Semoga hasil tulisan-tulisan berikutnya bisa lebih baik. Semoga ada yang tetep suka sama hasil tulisan saya.

 

Happy reading my beloved readers ^_^

 

DON’T BE PLAGIARISM!!!

https://thehouseoffiction.wordpress.com/

 

LIKE THE CAST? LIKE THE STORY?

JUST STAY ON THIS PAGE!

IF NOT, JUST LEAVE THIS PAGE!!!

 

NO BASH!!! NO FAN WAR!!!

 

PLEASE LEAVE SOME COMMENT

DON’T BE SILENT READERS!!!

 

DON’T BE PLAGIARISM!!!

https://thehouseoffiction.wordpress.com/

 

Luhan baru saja memasukkan kameranya kedalam tas ketika beberapa siswi merangsek masuk kedalam kelasnya yang sudah kosong sore itu. Mata kuliahnya sudah berakhir beberapa menit lalu.

Gege! Ayo pulang bersama!” Ajak seorang gadis setengah memekik.

Luhan hanya diam, matanya menatap jengah gadis-gadis dihadapannya. ‘Apa mereka tidak punya kerjaan lain?’ Batinnya.

Mata Luhan membelalak. Lalu dengan cepat ia menyambar ransel dan tas kameranya. Meninggalkan begitu saja gadis-gadis yang terus memanggil-manggil namanya.

Gadis itu, gadis yang mencintai kamera lebih dari apapun, gadis yang memilih buku sebagai daftar belanjaan utamanya, gadis yang tak pernah lepas dari headset yang menutupi indra pendengarannya, gadis yang tergila-gila dengan dance, dan gadis yang mampu menjadi pusat perhatian Luhan.

Ya, karena gadis itu lah Luhan meninggalkan gadis-gadis yang menggilainya begitu saja, karena gadis itu lah Luhan bertahan di club photography yang menurutnya tidak asik, karena gadis itu lah Luhan sering mengunjungi perpustakaan, karena gadis itu lah Luhan selalu meng-update lagu terbaru di blog nya, dan karena gadis itu pula lah Luhan kembali pada dunia dance yang sudah lama ditinggalkannya.

Luhan berhenti saat gadis itu menghentikan langkahnya, bercengkrama dengan seorang sahabatnya -yang Luhan tahu.

Tanpa mengalihkan pandangannya dari gadis yang berada tiga meter darinya, Luhan mengeluarkan kameranya dan mulai memotret gadis itu diam-diam.

Luhan langsung menghentikan kegiatannya ketika bagian lain dirinya menyadarkannya untuk berhenti memotret sebelum gadis itu atau sahabatnya menyadari kegiatan ‘stalking’nya. Luhan melihat-lihat sebentar hasil jepretannya, tersenyum puas, lalu memasukkan kembali kameranya dan bergegas pulang sebelum gadis-gadis yang tadi menyerbunya kembali.

*Zhuan Dong*

Setengah berlari, Luhan bergegas menuju aula terbuka dibelakang kampusnya.

Bruk!

Dui bu qi!” Ucap seseorang yang ditabrak -atau mungkin menabrak- Luhan, dan Luhan sendiri secara bersamaan.

Luhan sontak mengangkat wajahnya dan dalam sepersekian detik ia sudah lupa caranya berkedip dan bernapas dengan benar.

Gadis dihadapannya, seseorang yang tadi di tabraknya -atau mungkin menabraknya- adalah gadis pusat rotasinya.

Wo zhen de dui bu qi.” Ucap gadis itu sambil membungkukkan badannya beberapa kali.

“A…ah… Mei guan xi, mei guan xi.” Luhan terbata sambil ikut membungkukkan badannya.

“Xi Luhan!” Seseorang yang memanggilnya menyadarkan Luhan dari kekagumannya(?) dapat memandang ‘gadis’nya dari jarak sedekat ini.

“Kau kenapa? Ayo cepat! Yixing sudah menunggu!” Lelaki yang tadi memanggilnya menyeret paksa Luhan untuk melanjutkan langkahnya.

*Zhuan Dong*

“Xiumin…” Ucap Luhan menggantung.

Lelaki yang dipanggil Xiumin hanya berdeham.

“Tidak jadi.” Sambung Luhan.

“Kau kenapa?!” Xiumin bingung dengan tingkah aneh sahabatnya itu.

“Tidak. Sudahlah.”

Luhan bingung, haruskah ia menceritakan tentang gadis ‘rotasi’nya pada sahabatnya itu? Atau ia simpan saja semuanya sendiri, rapat-rapat, seperti biasanya?

Luhan melirik sekilas sahabatnya yang sedang sibuk dengan smartphone-nya itu. Lalu ia mencoba menyibukkan diri dengan kameranya, melihat-lihat hasil jepretannya –yang sebagian besar berisikan foto gadis ‘rotasi’nya.

*Zhuan Dong*

“Wow!” Suara pekikkan khas milik Yixing mengalihkan Xiumin dan Luhan dari kesibukannya masing-masing.

“Diakah gadis ‘rotasi’mu?” Goda Yixing, pandangannya tak terlepas dari kamera Luhan.

“Ck! Berisik!” Dengan gelagapan Luhan mematikan kameranya, lalu memasukkannya kedalam tas kamera.

“Siapa?” Xiumin tidak bisa menyembunyikan rasa penasarannya.

Yixing hanya menggedikkan bahu, pertanda ia tidak tahu. Sedangkan Luhan sudah melesat pergi entah kemana.

 

End~

 

DON’T BE PLAGIARISM!!!

https://thehouseoffiction.wordpress.com/

 

Glosarium

Gege : Panggilan untuk kakak laki-laki. (Mandarin)

Dui bu qi : Aku minta maaf / Maaf. (Mandarin)

Wo zhen de dui bu qi : Aku benar-benar minta maaf. (Mandarin)

Mei guan xi : Tidak apa-apa. (Mandarin)

 

Note’s: Zhuan dong itu artinya rotasi. Diambil dari judul lagu penyanyi Mandarin Lin Jun Jie a.k.a JJ Lin. Tapi ini bukan song fic ya.

Maafkan bahasa Mandarin yang buruk ini.

Salah satu ff dari sekian banyak ff yang udah nge bangke.

 

R&R please ;;)

 

Advertisements

3 thoughts on “Zhuan Dong

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s